DPRD Kota Makassar

Antrean Solar Muncul Lagi, Pemkot Makassar dan Pertamina Siapkan Empat Klaster SPBU

waktu baca 2 minutes
Kamis, 15 Okt 2026 10:00 0 10 Redaksi

MAKASSAR, TERASBERITA.NEWS – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Makassar kembali muncul, kali ini terutama untuk BBM jenis Solar. Pemerintah Kota Makassar bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyiapkan pembagian SPBU menjadi empat klaster untuk mengurainya.

Skema itu dibahas dalam rapat koordinasi pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM bersubsidi di Balai Kota Makassar, Selasa (13/10/2026). Empat klaster tersebut meliputi kawasan Pelabuhan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan AP Pettarani, dan dalam kota.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, mengatakan antrean di depan sejumlah SPBU masih menimbulkan kemacetan.

“Perlu kita sedikit merubah skema-skema terkait mengenai pengantrean SPBU ini,” kata Zulkifly, dikutip IDN Times.

Klaster Pelabuhan nantinya diprioritaskan untuk Solar dan bus tanpa pembatasan waktu. Klaster Perintis dan Pettarani juga difokuskan untuk Solar, sedangkan SPBU dalam kota diarahkan melayani kendaraan pribadi.

Pengaturan klaster, jam pelayanan, peruntukan BBM, hingga batas panjang antrean akan dituangkan dalam surat edaran Wali Kota Makassar. Saat rapat, drafnya masih menunggu paraf berjenjang dari bagian hukum sebelum ditandatangani Wali Kota Munafri Arifuddin.

Pertamina menegaskan antrean bukan karena kelangkaan. Sales Branch Manager I Fuel Sulselbar Muhammad Yoga Prabowo menyebut stok di terminal maupun SPBU aman.

“Kalau kelangkaan tidak, kami sampaikan secara stok maupun supply itu aman dari terminal maupun di SPBU,” ujarnya.

Menurut Yoga, antrean dipicu naiknya kebutuhan logistik kendaraan besar, area SPBU yang terbatas, serta dugaan peralihan konsumen dari Pertamina Dex ke Solar bersubsidi akibat selisih harga.

Pada hari yang sama, SulawesiPos.com memantau antrean panjang di SPBU Alauddin dan Pettarani, sementara SPBU Panaikang dan Urip terpantau normal.

Sehari kemudian, Rabu (14/10/2026), Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Komjen Pol Yudhiawan Wibisono juga menyatakan stok Solar dan Pertalite di Sulsel mencukupi dan meminta warga tidak panik.

Antrean BBM sempat melanda Makassar pada September lalu. Saat itu, Wali Kota meminta Pertamina mengaktifkan seluruh nozzle dan menambah operator SPBU.

LAINNYA