

MAKASSAR, TERASBERITA.NEWS — Pemerintah Kota Makassar menargetkan penetapan pemenang tender pembangunan Stadion Untia pada akhir September 2026. Proyek yang berlokasi di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, tersebut memiliki pagu anggaran sekitar Rp350 miliar melalui APBD Kota Makassar.
Pembangunan stadion ini menjadi salah satu proyek infrastruktur yang memerlukan tahapan pengadaan dan persiapan teknis sebelum pekerjaan fisik dimulai. Dalam pemberitaan Konstruksi Media, proses tender pada awal September 2026 disebut telah memasuki tahap pengunggahan dokumen penawaran dari peserta lelang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menyampaikan bahwa penetapan pemenang ditargetkan mengikuti jadwal yang telah disusun kelompok kerja pengadaan. Setelah pengumuman, proses masih harus melewati masa sanggah sebelum tahapan kontrak dapat dilanjutkan.
Penetapan pemenang tender merupakan salah satu tahap dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Setelah hasil diumumkan, peserta tender memiliki kesempatan menyampaikan sanggahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Jika tidak ada sanggahan atau seluruh sanggahan telah ditangani, dokumen hasil tender dapat diproses untuk tahapan berikutnya. Di antaranya ialah penetapan penyedia, penyelesaian administrasi kontrak, pemenuhan jaminan pelaksanaan, serta persiapan teknis pekerjaan.
Proses tersebut penting untuk memastikan proyek dijalankan oleh penyedia yang memenuhi persyaratan. Pengadaan yang tertib juga membantu menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran publik.
Pagu sekitar Rp350 miliar merupakan nilai anggaran yang disiapkan untuk proyek. Nilai itu tidak otomatis sama dengan harga kontrak akhir karena penetapan nilai pekerjaan mengikuti hasil proses pengadaan dan ketentuan yang berlaku.
Dalam laporan awal September, pemerintah menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking pada awal Oktober 2026 apabila tahapan pengadaan berjalan sesuai jadwal. Target tersebut bergantung pada penyelesaian proses tender, masa sanggah, administrasi, dan kesiapan teknis.
Sebelum pekerjaan fisik dimulai, pihak terkait perlu memastikan kesiapan dokumen, lokasi, metode pelaksanaan, dan pengawasan. Persiapan yang matang dapat membantu mengurangi risiko keterlambatan maupun persoalan teknis ketika pekerjaan berlangsung.
Pembangunan stadion juga membutuhkan pengendalian mutu dan waktu. Pemerintah sebagai pemilik proyek perlu memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi kontrak, standar keselamatan, dan ketentuan penggunaan anggaran.
Stadion dapat menjadi fasilitas untuk kegiatan olahraga, pembinaan atlet, serta penyelenggaraan pertandingan apabila dirancang sesuai kebutuhan dan standar yang berlaku. Karena itu, perencanaan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga pengelolaan setelah stadion selesai.
Aspek pemeliharaan, akses transportasi, keselamatan pengunjung, fasilitas pendukung, dan biaya operasional perlu diperhitungkan sejak tahap perencanaan. Stadion yang dibangun memerlukan pengelolaan berkelanjutan agar dapat digunakan secara optimal.
Pemerintah juga perlu memastikan bahwa pembangunan dan pemanfaatan stadion memberi ruang bagi kegiatan olahraga masyarakat serta pembinaan atlet daerah. Jadwal penggunaan, mekanisme pengelolaan, dan pemeliharaan akan menjadi bagian penting setelah proyek memasuki tahap operasional.
Karena menggunakan anggaran daerah dalam jumlah besar, pembangunan Stadion Untia membutuhkan pengawasan yang memadai. Informasi mengenai pemenang tender, nilai kontrak, jadwal pekerjaan, dan perkembangan fisik dapat membantu masyarakat memantau pelaksanaan proyek.
Pelaporan kemajuan yang jelas juga dapat menjadi dasar untuk menilai apakah pekerjaan berjalan sesuai target. Apabila terjadi perubahan jadwal atau kendala teknis, pemerintah perlu menjelaskan penyebab dan langkah penanganannya.
Pada tahap awal September 2026, informasi yang diberitakan masih berfokus pada target penetapan pemenang dan rencana dimulainya pembangunan. Perkembangan setelahnya perlu diperiksa melalui sumber resmi pengadaan dan keterangan terbaru pemerintah kota.
Pembangunan Stadion Untia merupakan proyek yang memerlukan konsistensi dari tahap pengadaan hingga pengelolaan. Keberhasilannya tidak hanya ditentukan oleh penyelesaian bangunan, tetapi juga kualitas konstruksi, ketepatan anggaran, keselamatan, serta manfaat fasilitas bagi masyarakat.