DPRD Kota Makassar

MHM 2026 Putar Ekonomi Rp52,3 Miliar, Makassar Bidik 15 Ribu Peserta pada 2027

waktu baca 3 minutes
Rabu, 26 Agu 2026 18:41 0 13 Redaksi

MAKASSAR, TERASBERITA.NEWS – Ajang Makassar Half Marathon (MHM) 2026 memberikan dampak ekonomi bagi Kota Makassar. Selama lima hari rangkaian kegiatan, perputaran uang diperkirakan mencapai Rp52,3 miliar berdasarkan hasil survei analisis dampak ekonomi yang disampaikan pihak penyelenggara.

Capaian tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemerintah Kota Makassar untuk mendorong penyelenggaraan MHM pada 2027 dengan skala yang lebih besar. Jumlah peserta yang pada 2026 mencapai sekitar 12.400 orang ditargetkan meningkat menjadi 15.000 peserta pada tahun mendatang.

Informasi itu disampaikan Race Director MHM, Safrita Aryana, seusai melakukan audiensi bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Balai Kota Makassar, Jumat (14/8/2026). Pertemuan tersebut membahas evaluasi penyelenggaraan tahun ini sekaligus persiapan agenda berikutnya.

Menurut Safrita, dampak ekonomi dari MHM tidak hanya berasal dari kegiatan olahraga, tetapi juga dari pengeluaran peserta dan pendamping selama berada di Makassar. Kebutuhan penginapan, makanan, transportasi, kuliner, suvenir, serta aktivitas belanja turut menggerakkan berbagai sektor usaha.

MHM 2026 diikuti sekitar 12.400 peserta. Kehadiran ribuan pelari dari berbagai daerah tersebut dinilai membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperoleh manfaat ekonomi selama kegiatan berlangsung.

Pihak penyelenggara juga menyebut dukungan Pemerintah Kota Makassar sekitar Rp2,5 miliar sebagai stimulus yang berkontribusi terhadap penyelenggaraan kegiatan. Berdasarkan hasil survei yang dipaparkan, nilai perputaran ekonomi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 20 kali lipat dari stimulus pemerintah.

Target 15 Ribu Peserta pada 2027

Pemerintah Kota Makassar mendorong agar jumlah peserta MHM meningkat menjadi 15.000 orang pada penyelenggaraan 2027. Target tersebut dinilai memungkinkan untuk dicapai, terlebih hasil survei menunjukkan sekitar 84 persen peserta menyatakan bersedia kembali mengikuti ajang tersebut pada tahun berikutnya.

Meski demikian, peningkatan jumlah peserta perlu dibarengi dengan perencanaan teknis yang matang. Penyelenggara diminta menyiapkan pengaturan kategori maupun jadwal lomba agar seluruh peserta dapat terakomodasi dengan baik, terutama di kawasan Anjungan Pantai Losari yang selama ini menjadi lokasi kegiatan.

Selain peningkatan jumlah peserta, evaluasi juga diarahkan pada perbaikan pelayanan dan penyelesaian persoalan yang muncul pada pelaksanaan sebelumnya, termasuk distribusi goodie bag bagi peserta.

UMKM Didorong Terlibat Lebih Maksimal

Pelibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu perhatian dalam persiapan MHM 2027. Pemerintah Kota Makassar berharap persiapan dilakukan lebih awal agar pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan produk, layanan, dan kebutuhan pendukung lainnya.

Keterlibatan UMKM dinilai penting agar manfaat ekonomi dari penyelenggaraan kegiatan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dengan perencanaan yang lebih baik, event olahraga diharapkan mampu membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Di sisi lain, penyelenggara juga berupaya menata pola pembiayaan agar kegiatan dapat berjalan semakin profesional dan mandiri. Dukungan pemerintah tetap diharapkan, sementara keterlibatan sponsor dan pemangku kepentingan lainnya akan diperkuat secara bertahap.

MHM Diarahkan Menjadi Agenda Olahraga Unggulan

Persiapan MHM 2027 turut mencakup peningkatan kualitas kompetisi dan standar penyelenggaraan. Penyelenggara menargetkan ajang tersebut dapat berkembang melalui pengukuran World Athletics serta memperoleh pengakuan atau lisensi yang relevan dari PB PASI sesuai persyaratan yang berlaku.

Dengan capaian perputaran ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp52,3 miliar pada 2026, Makassar Half Marathon berpotensi menjadi salah satu instrumen promosi kota sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Peningkatan jumlah peserta, pembenahan layanan, penguatan kemitraan, dan pelibatan UMKM menjadi sejumlah agenda yang perlu dipersiapkan menuju penyelenggaraan 2027.

Pemerintah Kota Makassar bersama penyelenggara diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas kegiatan agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga oleh masyarakat dan pelaku usaha lokal.

LAINNYA