

MAKASSAR, TERASBERITA.NEWS – Pemerintah Kota Makassar mendorong pengurus RT dan RW menjadi penggerak pemberdayaan masyarakat, terutama dalam pengelolaan sampah, pengembangan pertanian perkotaan, dan penguatan ekonomi warga.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menilai setiap lingkungan memiliki potensi berbeda sehingga program pemberdayaan perlu disesuaikan dengan kondisi dan kreativitas masyarakat setempat.
Pengelolaan sampah dapat dikembangkan melalui pembuatan kompos dari bahan organik, pemanfaatan maggot untuk mendukung kegiatan peternakan, serta penguatan bank sampah yang memberikan nilai ekonomi bagi material yang dapat didaur ulang.
Selain menjaga kebersihan, pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun kebiasaan gotong royong dan membuka peluang tambahan pendapatan rumah tangga.
Munafri juga meminta camat dan lurah mendukung inisiatif masyarakat agar kegiatan yang telah dimulai tidak berhenti pada penataan lingkungan semata, tetapi berkembang menjadi program berkelanjutan.
Pemkot Makassar turut menyiapkan hadiah Rp100 juta bagi lingkungan RT/RW terbaik. Dana tersebut ditujukan untuk kebutuhan bersama dan pengembangan lingkungan, bukan untuk kepentingan pribadi pengurus