DPRD Kota Makassar

Pelajar Makassar Raih Gelar Juara GSI Sulsel, Siap Berlaga di Tingkat Nasional

waktu baca 4 minutes
Selasa, 15 Sep 2026 14:28 0 5 Redaksi

MAKASSAR, TERASBERITA.NEWS — Pelajar Kota Makassar akan mewakili Sulawesi Selatan pada ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat nasional 2026 setelah tim putra dan putri berhasil menjadi juara pada kompetisi tingkat provinsi.

Prestasi tersebut diraih setelah kedua tim memenangkan pertandingan final yang berlangsung pada Minggu, 13 September 2026. Tim putra Makassar menghadapi Kabupaten Barru dan menang dengan skor 1–0, sedangkan tim putri mengalahkan Kabupaten Enrekang dengan skor yang sama.

Keberhasilan dua tim tersebut menjadi pencapaian penting bagi pembinaan sepak bola pelajar di Makassar. Para siswa tidak hanya membawa nama sekolah masing-masing, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kemampuan di tingkat yang lebih tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan tim putra dan putri melaju ke tingkat nasional menunjukkan adanya potensi yang dapat terus dikembangkan melalui pembinaan olahraga di lingkungan pendidikan.

Dua Tim Makassar Lolos ke Tingkat Nasional

Gala Siswa Indonesia merupakan ajang kompetisi sepak bola pelajar yang memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan melalui pertandingan terorganisasi. Kompetisi ini juga menjadi sarana mengasah kerja sama tim, kedisiplinan, dan mental bertanding.

Pada final kategori putra, tim Makassar menghadapi Kabupaten Barru. Pertandingan berlangsung ketat sebelum Makassar memastikan kemenangan 1–0. Hasil tersebut mengantarkan tim putra menjadi juara tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Prestasi serupa diraih tim putri. Menghadapi Kabupaten Enrekang, para pemain Makassar berhasil mengamankan kemenangan 1–0 dan meraih gelar juara kategori putri.

Hasil itu membuat Makassar meraih gelar juara pada kedua kategori sekaligus. Pencapaian tersebut menjadi modal penting menjelang kompetisi nasional, meskipun tim masih perlu melakukan persiapan untuk menghadapi lawan dari provinsi lain.

Pembinaan Olahraga di Lingkungan Sekolah

Prestasi dalam kompetisi pelajar tidak terbentuk hanya melalui pertandingan. Latihan rutin, dukungan sekolah, bimbingan pelatih, serta kedisiplinan siswa merupakan bagian penting dari proses pembinaan.

Sekolah dapat berperan dengan menyediakan kesempatan latihan yang tidak mengabaikan kewajiban akademik. Keseimbangan antara pendidikan dan olahraga penting agar siswa tetap memperoleh pembelajaran sekaligus dapat mengembangkan bakat.

Orang tua juga memiliki peran dalam mendukung aktivitas anak, termasuk memastikan kebutuhan istirahat, kesehatan, dan jadwal belajar tetap terjaga. Sementara itu, pemerintah daerah dapat mendukung pembinaan melalui program olahraga pelajar dan penyediaan kesempatan mengikuti kompetisi.

Keberhasilan tim putra dan putri Makassar menjadi contoh bagaimana kompetisi dapat memberikan ruang bagi siswa untuk mengukur kemampuan. Pengalaman bertanding juga dapat membantu para pemain belajar menghadapi tekanan, menghormati lawan, dan bekerja sama mencapai tujuan tim.

Beasiswa untuk Pemain Berprestasi

Dalam pemberitaan ANTARA, Dinas Pendidikan Makassar menyampaikan bahwa anggota kedua tim yang menjadi juara akan memperoleh beasiswa prestasi berupa uang pembinaan. Jumlah pemain yang disebut tergabung dalam kedua tim mencapai 36 siswa, terdiri atas 18 pemain putra dan 18 pemain putri.

Uang pembinaan yang diberitakan sebesar Rp180 ribu per siswa setiap bulan selama satu tahun. Dukungan tersebut ditujukan sebagai bentuk apresiasi terhadap siswa yang mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga.

Program apresiasi perlu disertai informasi pelaksanaan yang jelas, termasuk mekanisme pemberian, persyaratan, dan jadwal pencairan. Kejelasan tersebut membantu siswa serta orang tua memahami bentuk dukungan yang diterima.

Penghargaan kepada siswa berprestasi juga dapat menjadi dorongan bagi sekolah untuk memperluas kesempatan bagi pelajar lain. Bakat olahraga dapat berkembang apabila siswa memiliki ruang berlatih, pembinaan yang terarah, dan akses ke kompetisi yang sesuai.

Persiapan Menghadapi Kompetisi Nasional

Lolos ke tingkat nasional merupakan langkah lanjutan, bukan akhir dari proses pembinaan. Tim perlu mengevaluasi permainan, memperbaiki koordinasi, dan mempersiapkan strategi untuk menghadapi karakter lawan yang berbeda.

Pelatih dan pengelola tim juga perlu memastikan kesiapan fisik serta mental para pemain. Program latihan harus dirancang secara terukur agar peningkatan kemampuan tidak mengorbankan kesehatan siswa atau kewajiban sekolah.

Bagi Makassar, keberangkatan tim putra dan putri ke ajang nasional menjadi kesempatan untuk membawa nama Sulawesi Selatan sekaligus memperoleh pengalaman kompetisi yang lebih luas.

Prestasi ini diharapkan dapat mendorong pembinaan sepak bola pelajar secara berkelanjutan. Dengan dukungan sekolah, keluarga, pelatih, dan pemerintah daerah, siswa dapat mengembangkan kemampuan olahraga sekaligus membangun sikap disiplin dan tanggung jawab.

LAINNYA