

MAKASSAR, TERASBERITA.NEWS – Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah antisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dikoordinasikan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat tetap terlindungi di tengah potensi penurunan kualitas udara.
Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, bersama jajaran OPD terkait dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar rapat koordinasi guna membahas perkembangan kondisi udara serta langkah penanganan yang perlu dilakukan.
Dalam koordinasi tersebut, pemerintah kota menekankan pentingnya pemantauan kualitas udara secara berkala dan kesiapan lintas sektor dalam menghadapi potensi dampak kabut asap terhadap masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah membagikan masker kepada siswa sekolah sebagai bentuk perlindungan awal terhadap paparan polusi udara. Pemerintah juga memberi perhatian khusus terhadap potensi gangguan pernapasan akibat partikel halus PM2.5.
Dinas Kesehatan Kota Makassar bersama puskesmas diminta meningkatkan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat, terutama terhadap potensi peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Fasilitas pelayanan kesehatan juga diharapkan memastikan kesiapan sarana dan kebutuhan medis apabila terjadi peningkatan jumlah pasien.
Di sektor pendidikan, Pemkot Makassar turut menyiapkan langkah antisipasi apabila kualitas udara mengalami penurunan signifikan. Pembelajaran jarak jauh atau sekolah daring dapat dipertimbangkan sesuai perkembangan kondisi dan tingkat risiko bagi peserta didik.
Setelah rapat koordinasi, Sekretaris Daerah Kota Makassar bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, meninjau SMP Negeri 6 Makassar sekaligus membagikan masker kepada para siswa.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah kota menindaklanjuti instruksi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk memantau kondisi kualitas udara dan mengidentifikasi potensi sumber pencemaran yang berdampak terhadap wilayah Makassar.
Melalui koordinasi antar-OPD dan kesiapan langkah penanganan, Pemkot Makassar berharap dampak kabut asap dapat diminimalkan serta perlindungan terhadap kesehatan masyarakat tetap terjaga.