DPRD Kota Makassar

Pemkot Makassar Targetkan Seragam Sekolah Gratis Dibagikan, Pengadaan Dikebut

waktu baca 3 minutes
Rabu, 2 Sep 2026 20:21 0 5 Redaksi

MAKASSAR, TERASBERITA.NEWS — Pemerintah Kota Makassar mempercepat proses pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa baru jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Pada September 2026, pemerintah menargetkan seragam dapat dibagikan ke sekolah-sekolah pada awal Oktober setelah tahapan pengadaan kain dan penjahitan diselesaikan.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menyampaikan bahwa proses pengadaan kain telah melalui tahapan tender dan pemerintah tinggal menunggu kedatangan kain serta penyelesaian berita acara serah terima barang.

Untuk mempercepat pekerjaan, pemerintah menyiapkan skema kontrak payung dengan sejumlah penjahit. Melalui skema tersebut, spesifikasi dan harga satuan jahit ditetapkan lebih dahulu, sementara volume pengerjaan menyesuaikan kebutuhan setelah kain tersedia.

Mempercepat Proses Penjahitan

Program seragam gratis membutuhkan beberapa tahapan sebelum barang dapat diterima siswa. Setelah pengadaan kain selesai, proses berikutnya mencakup penjahitan sesuai spesifikasi, pemeriksaan hasil pekerjaan, dan pendistribusian kepada sekolah penerima.

Pemerintah memperkirakan proses penjahitan membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Karena itu, kesiapan kain dan kepastian pelaksanaan kontrak menjadi faktor penting dalam mengejar jadwal distribusi.

Skema kontrak payung dipilih untuk membantu mempercepat proses kerja sekaligus mengantisipasi perubahan harga. Dengan spesifikasi dan harga satuan yang telah disepakati, penjahit dapat mulai bekerja ketika bahan tersedia dan dokumen yang dibutuhkan telah dipenuhi.

Meskipun demikian, percepatan tidak boleh mengabaikan kualitas hasil dan ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Pemerintah menyatakan tahapan harus tetap dilaksanakan sesuai aturan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Peluang bagi Penjahit dan UMKM Lokal

Program seragam sekolah gratis juga membuka peluang keterlibatan pelaku usaha penjahitan di Makassar. Pemerintah menyebut mayoritas penjahit yang akan dilibatkan berasal dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Keterlibatan penjahit lokal dapat memberikan ruang bagi usaha kecil untuk memperoleh pekerjaan dari kegiatan pemerintah. Namun, pelaku UMKM perlu memahami persyaratan administrasi dan mekanisme pengadaan yang berlaku, termasuk cara berpartisipasi melalui sistem pengadaan pemerintah.

Sekretaris daerah menyampaikan bahwa sebagian penjahit masih belum memahami mekanisme untuk masuk ke dalam etalase pengadaan barang dan jasa. Karena itu, perangkat daerah terkait perlu memperluas sosialisasi agar pelaku usaha lokal dapat mengetahui prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi.

Sosialisasi yang baik dapat membantu memperluas partisipasi secara terbuka. Pada saat yang sama, proses pemilihan penyedia harus tetap mengikuti prinsip transparansi, persaingan yang sehat, efisiensi, dan akuntabilitas.

Pentingnya Kepastian Distribusi kepada Siswa

Bagi keluarga, program seragam gratis diharapkan membantu mengurangi biaya perlengkapan sekolah. Seragam merupakan salah satu kebutuhan awal yang harus disiapkan ketika anak memasuki jenjang pendidikan baru.

Namun, manfaat program baru dapat dirasakan setelah seragam selesai diproduksi dan diterima siswa. Oleh karena itu, jadwal distribusi yang jelas penting bagi sekolah dan orang tua, terutama apabila terdapat penyesuaian dari target awal.

Pemerintah perlu menyampaikan perkembangan secara berkala jika terjadi perubahan jadwal. Informasi tersebut membantu sekolah mengatur pembagian seragam dan memberikan kepastian kepada keluarga penerima.

Selain waktu distribusi, kualitas bahan, ukuran seragam, dan ketepatan jumlah juga menjadi hal penting. Pemeriksaan barang sebelum diserahkan dapat membantu mengurangi risiko kesalahan ukuran atau ketidaksesuaian spesifikasi.

Pengadaan yang Tertib dan Bisa Dipertanggungjawabkan

Pemerintah Kota Makassar menyatakan tetap berupaya memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai regulasi meskipun prosesnya mengalami keterlambatan dari harapan awal.

Dalam program yang melibatkan banyak penerima, pengawasan administrasi dan kualitas pekerjaan menjadi bagian penting dari pelaksanaan. Penetapan penyedia, kontrak, penerimaan bahan, hasil penjahitan, hingga distribusi perlu terdokumentasi dengan baik.

Transparansi pelaksanaan juga dapat membantu masyarakat memahami perkembangan program tanpa bergantung pada informasi yang belum terkonfirmasi. Sekolah dan orang tua sebaiknya merujuk pada pemberitahuan resmi pemerintah untuk mengetahui jadwal pembagian dan ketentuan penerimaan.

Program seragam sekolah gratis pada akhirnya bukan hanya tentang penyediaan pakaian sekolah, tetapi juga mengenai pengelolaan anggaran, peluang partisipasi UMKM, serta kepastian layanan pendidikan bagi siswa. Keberhasilannya akan ditentukan oleh ketepatan pengadaan, mutu barang, dan distribusi yang sesuai kebutuhan.

LAINNYA